Rabu, 28 November 2012

Tugas 3 Membuat Paragraf Generalisasi, Analogi dan Kausalitas


1. Paragraf Generalisasi
Paragraf generalisasi adalah paragraf yang isinya menarik kesimpulan berdasarkan data yang sesuai dengan fakta. Pararaf generalisasi ini merupakan salah satu dari paragraf induktif dimana paragraf induktif ini disusun mengikuti pola penalaran induktif. Paragraf ini disusun dengan cara menguraikan beberapa kalimat penjelas yang berisi fakta, bukti, contoh, atau ilustrasi sebagai data empiris yang bersifat khusus pada awal paragraf dan diakhiri dengan kalimat utama sebagai kesimpulan yang bersifat khusus. Paragraf generalisasi ini disusun dengan cara menyajikan beberapa kalimat penjelas sebagai alasan bersifat khusus untuk diambil sebuah kesimpulan bersifat umum pada akhir paragraf sebagai kalimat utama.

Contoh Paragraf Generalisasi :
Untuk mendapatkan komputer dengan kinerja yang memuaskan, kita wajib membeli hardware dan meng-upgrade software dengan baik. Bukan hanya itu saja, semua komponen komputer haruslah dirawat dengan baik agar tidak terjadi kerusakan. Dan pemakaian komputer haruslah baik, mulai dari penataan cahaya, suhu udara dan lama komputer dalam keadaan aktif. Jangan sampai komputer dalam keadaan menyala, tetapi tidak diakses. Jadi, untuk mendapatkan kinerja maksimal, memuaskan dan awet kita harus benar-benar memperhatikan komputer kita.

2. Paragraf Analogi
Analogi adalah Penalaran induktif dengan membandingkan dua hal yang banyak persamaannya. Berdasarkan persamaan kedua hal tersebut, Anda dapat menarik kesimpulan.

Contoh Paragraf Analogi :
Dalam era sekarang kebutuhan akan komputer sangatlah besar. Banyak pelajar-pelajar yang diwajibkan sekolahnya untuk menguasai komputer. Sama dengan halnya para pegawai-pegawai negeri dan swasta. Walaupun kedua pihak tersebut berbeda dalam cara penggunaan dan kebutuhannya akan tetapi komputer bagi kedua pihak tersebut haruslah dikuasai. Di kalangan pelajar penguasaan komputer akan membuat mereka lebih kreatif dan mumpuni untuk menentukan masa depan mereka. Tetapi di dalam kalangan pegawai, penguasaan komputer akan memberikan mereka skill tambahan untuk melancarkan pekerjaan dan tugas-tugas kantor. Oleh karena itu untuk menunjang segala kagiatan para pelajar dan para pegawai, penguasaan komputer sangatlah penting.

3. Paragraf Sebab-Akibat (Kausalitas)
Paragraf hubungan sebab akibat (hubungan kausal) adalah Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat.

Contoh Paragraf Kausalitas :
Grafik komputer era sekarang semakin bagus. Dari gambar 2D sampai sekarang berkembang menjadi 3D bahkan sebagian instansi membuat grafik 4D. Untuk membuat grafik sebagus ini, memerlukan hardware dan software penunjang yang baik. Karena semakin banyaknya film 3D dan diminati oleh masyarakat, permintaan pembuat grafik akan hardware semakin tinggi. Oleh karena itu, hardware dan software penunjang grafik komputer semakin mahal, bagus dan bermacam-macam.

Mudahnya Pelaporan Pajak Melalui e-Filing

Dalam tahap ketiga Siklus Hak dan Kewajiban Wajib Pajak (WP) tentang Pelaporan Pajak, telah disinggung sekilas tentang adanya fasilitas penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) WP Orang Pribadi secara online melalui aplikasi e-Filing. Lalu bagaimana detil prosedurnya di lapangan?
 
Secara umum, e-Filing melalui situs Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yang beralamatkan diwww.pajak.go.id, adalah sistem pelaporan SPT menggunakan sarana internet tanpa melalui pihak lain dan tanpa biaya apapun, yang dibuat oleh DJP untuk memberikan kemudahan bagi WP dalam pembuatan dan penyerahan laporan SPT kepada DJP secara lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah. Dengan e-Filing, WP tidak perlu lagi menunggu antrian panjang di lokasi Dropbox maupun Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Hal ini merupakan salah satu terobosan baru pelaporan SPT yang digulirkan DJP untuk membuat WP semakin mudah dan nyaman dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya.
 
Untuk saat ini, e-Filing melayani penyampaian dua jenis SPT, yaitu:

1. SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi Formulir 1770S. Digunakan bagi WP Orang Pribadi yang sumber penghasilannya diperoleh dari satu atau lebih pemberi kerja dan memiliki penghasilan lainnya yang bukan dari kegiatan usaha dan/atau pekerjaan bebas.

Contohnya karyawan, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), serta pejabat Negara lainnya, yang memiliki penghasilan lainnya antara lain sewa rumah, honor pembicara/pengajar/pelatih dan sebagainya;

2. SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi Formulir 1770SS. Digunakan bagi orang pribadi yang sumber penghasilannya dari satu pemberi kerja (sebagai karyawan) dan jumlah penghasilan brutonya tidak melebihi Rp 60.000.000 (enam puluh juta rupiah) setahun serta tidak terdapat penghasilan lainnya kecuali penghasilan dari bunga bank dan bunga koperasi.
 
Dengan fasilitas e-Filing, maka pelaporan SPT kini dapat dilakukan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, serta dapat dilakukan di mana saja, sepanjang Anda terhubung dengan internet, dengan mengakses situs DJP tanpa dipungut biaya.
 
Ada tujuh keuntungan jika Anda menggunakan fasilitas e-Filing melalui situs DJP, yakni:

1.    Penyampaian SPT dapat dilakukan secara cepat, aman, dan kapan saja (24x7)
2.    Murah, tidak dikenakan biaya pada saat pelaporan SPT
3.    Penghitungan dilakukan secara tepat karena menggunakan sistem komputer
4.    Kemudahan dalam mengisi SPT karena pengisian SPT dalam bentuk wizard
5.    Data yang disampaikan WP selalu lengkap karena ada validasi pengisian SPT
6.    Ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas
7.    Dokumen pelengkap (fotokopi Formulir 1721 A1/A2 atau bukti potong PPh, SSP Lembar ke-3 PPh Pasal 29, Surat Kuasa Khusus, perhitungan PPh terutang bagi WP Kawin Pisah Harta dan/atau mempunyai NPWP sendiri, fotokopi Bukti Pembayaran Zakat) tidak perlu dikirim lagi kecuali diminta oleh KPP melalui Account Representative (AR).
 
Untuk dapat melakukan e-Filing, melalui tiga tahapan utama. Dua tahapan yang pertama hanya dilakukan sekali saja. Sedangkan tahapan ketiga dilakukan setiap menyampaikan SPT. Ketiga tahapan tersebut meliputi:

1. Mengajukan permohonan e-FIN yang merupakan nomor identitas WP bagi pengguna e-Filing. Karena hanya sekali digunakan, Anda hanya perlu sekali saja mengajukan permohonan mendapatkan e-FIN tersebut. Pengajuan permohonan e-FIN dapat dilakukan melalui : (1) situs DJP; atau (2) KPP terdekat.

2. Mendaftarkan diri sebagai WP e-Filing di situs DJP paling lama 30 hari sejak diterbitkannya e-FIN.

3. Menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi secara e-Filing melalui situs DJP melalui empat langkah prosedural saja, yaitu: (1) mengisi  e-SPT pada aplikasi e-Filing di situs DJP; (2) meminta kode verifikasi untuk pengiriman e-SPT, yang akan dikirimkan melalui email atau SMS; (3) mengirim SPT secara online dengan mengisikan kode verifikasi; dan (4) notifikasi status e-SPT dan Bukti Penerimaan Elektronik akan diberikan kepada WP melalui email.
 
Nah, tampak begitu mudah, murah dan cepat bukan? DJP menjamin kerahasiaan data SPT yang Anda kirimkan melalui aplikasi e-Filing tersebut. Tunggu apa lagi, segera klik efiling.pajak.go.id dan dapatkan kemudahan dalam pelaporan SPT Anda. Bangga Bayar Pajak!

Sumber : http://travel.kapanlagi.com/lainnya/events/601-mudahnya-pelaporan-pajak-melalui-e-filing.html

Wow! Pertumbuhan IHSG Terbesar Ke-4 di Dunia

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tumbuh. Sejak awal tahun hingga November indeks meningkat 14,5%. Padahal saat jumlah investasi dan emiten lebih banyak, tentu pertumbuhan IHSG bisa lebih 'kencang'.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida menjelaskan, indeks Indonesia menjadi salah satu terbaik. Pasar saham domestik relatif tahan terpaan krisis dunia. Pertumbuhan indeks Indonesia menjadi empat terbaik di bawah Thailand, Hongkong dan India.

"Sejak awal tahun hingga saat ini, indeks sudah naik 14,5% dan ini jadi empat terbaik. Jika sejak 2007 indeks kala itu 2.745 dan kini sudah mencapai 4.375," kata Nurhaida di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (28/11/2012).

Ia menambahkan, pertumbuhan IHSG diharapkan terus terjadi dan pada akhir tahun bisa menduduki dua besar, seperti pencapaian di 2011.

Menurut Nurhaida, keterlibatan investor domestik di pasar modal juga terus meningkat. Posisi kepemilikan efek oleh domestik mencapai 40,6%, sedangkan asing mencapai 59,4%. Diharapkan porsi domestik di masa mendatang akan mengalahkan investor asing.

"Sementara posisi Surat Berharga Negara (SBN) domestik sudah mendominasi mencapai 68,34%. Sedangkan asing sekitar 31%. Kalau corporate bonds, domestik sudah 95% sejak tahun 2004. Ke depan kita mendorong agar asing lebih tertarik pada bonds," tuturnya.

Namun dari sisi partisipasi perdagangan saham, investor domestik diketahui sudah lebih aktif dibandingkan asing. Porsi domestik dalam trading mencapai 57%, sedangkan asing 43%.

Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/11/28/104532/2103558/6/wow-pertumbuhan-ihsg-terbesar-ke-4-di-dunia?

Anjlok 52 Poin, IHSG Balik ke Level 4.200

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 52 poin akibat maraknya aksi ambil untung. Koreksi ini membuat indeks meninggalkan level 4.300.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG terpangkas 21,912 poin (0,51%) ke level 4.315,597 terkena sentimen negatif dari pasar regional dan global. Posisi indeks yang masih tinggi jadi kesempatan investor mengambil untung.

Aksi jual menyasar hampir seluruh lapisan saham sehingga indeks tak berdaya di teritori negatif. Indeks bahkan sempat jatuh ke posisi terendahnya di 4.280,173.

Pada penutupan perdagangan, Rabu (27/11/2012), IHSG jatuh 52,982 poin (1,22%) ke level 4.284,527. Sementara Indeks LQ45 ambles 11,024 poin (731,786.

Sektor konsumer masih 'bandel' menjadi satu-satunya indeks yang berhasil bertahan di teritori positif. Sedangkan sembilan sektor lainnya terkena aksi ambil untung, terutama saham-saham komoditas.

Volume dan nilai transaksi perdagangan kali ini sedikit meningkat akibat transaksi tutup sendiri (crossing) saham PT Tower Bersama Tbk (TBIG) senilai Rp 1,5 triliun di pasar negosiasi oleh broker CLSA Indonesia.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 91.174 kali pada volume 2,76 miliar lembar saham senilai Rp 4,102 triliun. Sebanyak 44 saham naik, sisanya 201 saham turun, dan 63 saham stagnan.

Pergerakan bursa-bursa di Asia masih mengecewakan sejak pagi tadi, masih kompak berjalan di zona merah. Bursa saham lokal menjadi yang jatuh paling dalam siang hari ini.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai melemah 13,73 poin (0,69%) ke level 1.977,43.  
  • Indeks Hang Seng turun 183,23 poin (0,84%) ke level 21.660,80.  
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 92,11 poin (0,98%) ke level 9.331,19.  
  • Indeks Straits Times berkurang 5,94 poin (0,20%) ke level 3.005,97.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 26.300, Sarana Menara (TBIG) naik Rp 250 ke Rp 6.050, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 250 ke Rp 4.250, dan Panasia Indo (HDTX) naik Rp 180 ke Rp 910.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.200 ke Rp 50.900, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 1.100 ke Rp 14.900, United Tractor (UNTR) turun Rp 950 ke Rp 17.650, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 18.400.


Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/11/28/115403/2103657/6/anjlok-52-poin-ihsg-balik-ke-level-4200?

OJK Kecewa Minimnya BUMN Masuk Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kecewa atas partisipasi BUMN di pasar modal yang makin minim, khususnya pada penawaran umum perdana saham (IPO). Tahun ini saja, hanya satu BUMN yang siap listing. Yaitu PT Waskita Karya.

Hal ini disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (28/11/2012).

"Partisipasi emiten BUMN sangat minim. Saya prihatin," katanya.

Sejak dulu otoritas pasar modal memang terus mendorong perusahaan negara menjadi emiten. Pasalnya BUMN tergolong memiliki kinerja baik, dan saham-saham perusahaan plat merah juga diminati investor.

"Tahun ini paling cuma Waskita. Tidak lagi," paparnya. Memang per tahun BUMN yang berpartisipasi dalam IPO cenderung minim, sekitar 2-3 perusahaan.

Untuk itu Nurhaida meminta agar Kementerian BUMN, melalui Dahlan Iskan dapat mendorong lebih banyak perusahaan plat merah listing di Bursa.

"Perlu kerja sama. Termasuk mendorong perusahaan besar IPO, selama ini mereka dapat modal dari bank. Setidaknya berimbang, tidak hanya pinjaman," paparnya.

Seperti diketahui PT Waskita Karya (Persero) melakukan penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO). Dengan penawaran saham sebanyak 3.082.315.000 lembar, total IPO akan didapat sekitar Rp 986,96 miliar- Rp 1,24 triliun.

Saham yang ditawarkan setara dengan 32% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Ini sudah termasuk 192.645.000 lembar saham baru, atau 2% dari modal ditempatkan untuk Employee Stock Allocation (ESA). Juga dana MESOP, sekitar 288.967.000 saham baru. Nilai nominal ditetapkan Rp 100 per lembar.

Dana IPO sekitar 60% atau sekitar Rp 672 miliar sebagai suntikan modal kerja secara permanen. Dengan modal segar ini, rasio leverage perseroan akan lebih sehat. Sedangkan sisanya, 40% sebagai pengembangan usaha perseroan.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi yaitu PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.

Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/11/28/130048/2103771/6/ojk-kecewa-minimnya-bumn-masuk-pasar-modal?

Ketika BBM Subsidi Dibatasi Max Rp. 100.000


Hari ini saat mengisi BBM Bersubsidi jenis Premium di SPBU yang terletak di Rest Area Karangtengah Tol Jakarta Tangerang arah Jakarta, terlihat tulisan Pembatasan BBM Bersubsidi Maximal Rp. 100.000,-.
Melihat tulisan itu tersentak juga karena biasa mengisi Premium Rp. 120.000 ribu skali isi, akhirnya hanya isi Rp. 50.000,-, tau diri aja deh karena dengan adanya pembatasan tersebut artinya kondisi real BBM bersubsidi memang sudah pada tahap yang harus dihemat.
Memang menaikan BBM bagi pemerintah merupakan pilihan yang sulit, karena masyarakat Indonesia sudah cukup lama menikmati BBM bersubsidi sehingga jika dicabut pastinya akan memicu gejolak di masyarakat.
Namun demikian jika memang 70&#x p;enikmat BBM bersubsidi adalah kalangan mampu sudah saatnya Pemerintah harus berani mengambil keputusan menaikan BBM bersubsidi.
Subsidi BBM bersubsidi sudah saatnya dialihkan untuk subsidi langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat banyak seperti pembangunan infrastruktur yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan juga pembangunan transportasi massal.
Jika subsidi yang jumlahnya Trilliuan rupiah itu dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan subsidi langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat banyak tentunya seluruh masyarakat Indonesia akan mendukungnya.
Kembalikan esensi subsidi yang diberikan pada masyarakat yang lemah dan subsidi diarahkan untuk subsidi yang tepat sasaran yaitu untuk kesejahteraan rakyat Indonesia secara menyeluruh bukan untuk segelitir orang dan ironisnya subsidi tersebut dinikmati oleh 70 &#x o;rang-orang mampu.
Kesimpulannya pemerintah sudah membatasi pembelian BBM bersubsidi dan mungkin untuk masyarakat khususnya kalangan mampu sudah saatnya menumbuhkan jiwa berhemat untuk mengkonsumsi BBM bersubsidi agar kedepan subsidi yang diberikan dapat tepat sasaran, semoga
Lalu timbul pertanyaan Kapankah paradigma BBM bersubsidi itu dialokasikan untuk diarahkan kepada Subsidi yang tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia?
Jawabnya pastinya
1. Sampai pemerintah bersama legislatif memiliki keberanian untuk menaikan BBM bersubsidi.
2. Tumbuhnya semangat nasionalisme masyarakat Indonesia sehingga tumbuh kesadaran masyarakat untuk berhemat dan mengurangi konsumsi penggunaan BBM bersubsidi sehingga dana penghematannya dapat dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat secara keseluruhan.

Gencar Aksi Profit Taking, IHSG Ambles 32 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 32 poin menyusul maraknya aksi ambil untung di saham-saham komoditas. Saham bank dan konsumer bluechip yang positif gagal membawa bursa ke zona hijau.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.595 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.635 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG terpangkas 21,912 poin (0,51%) ke level 4.315,597 terkena sentimen negatif dari pasar regional dan global. Posisi indeks yang masih tinggi jadi kesempatan investor mengambil untung.

Aksi jual menyasar hampir seluruh lapisan saham sehingga indeks tak berdaya di teritori negatif. Indeks bahkan sempat jatuh ke posisi terendahnya di 4.268,035.

Pada penutupan perdagangan, IHSG jatuh 52,982 poin (1,22%) ke level 4.284,527 akibat maraknya aksi ambil untung. Koreksi ini membuat indeks meninggalkan level 4.300.

Indeks sama sekali tidak menyentuh teritori positif pada perdagangan hari ini, bahkan terus merosot akibat maraknya aksi ambil untung tersebut. 

Menutup perdagangan, Rabu (27/11/2012), IHSG ambles 32,686 poin (0,75%) ke level 4.304,823. Sementara Indeks LQ45 jatuh 6,934 poin (0,93%) ke level 735,876.

Aksi beli di saham-saham bank bluechip berhasil mengurangi koreksi indeks dan mengembalikan posisi ke level 4.300. Saham-saham konsumer juga menopang jatuhnya bursa atas aksi beli selektif yang dilakukan investor.

Volume dan nilai transaksi perdagangan kali ini sedikit meningkat akibat transaksi tutup sendiri (crossing) saham PT Tower Bersama Tbk (TBIG) senilai Rp 1,5 triliun di pasar negosiasi oleh broker CLSA Indonesia.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 167.648 kali pada volume 5,168 miliar lembar saham senilai Rp 6,962 triliun. Sebanyak 70 saham naik, sisanya 185 saham turun, dan 83 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan dengan kompak melemah di zona merah. Sentimen negatif dari pasar global membuat pasar saham Asia tak mampu mencicipi teritori positif hari ini.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai melemah 17,64 poin (0,89%) ke level 1.973,52.  
  • Indeks Hang Seng turun 135,05 poin (0,62%) ke level 21.708,98.  
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 114,95 poin (1,22%) ke level 9.308,35.  
  • Indeks Straits Times berkurang 3,11 poin (0,10%) ke level 3.008,80.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 26.300, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 500 ke Rp 715.000, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 250 ke Rp 4.250, dan Centris (CMPP) naik Rp 220 ke Rp 1.250.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 1.100 ke Rp 17.500, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 950 ke Rp 15.050, Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 18.550, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 400 ke Rp 56.500.

Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/11/28/155615/2104050/6/gencar-aksi-profit-taking-ihsg-ambles-32-poin?

BNI kucurkan kredit buat kepemilikan kios


Bank Negara Indonesia kucurkan kredit bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di pasar Mayestik untuk membeli tempat usaha dan menambah modal kerja dengan nilai Rp 3,876 miliar.
"Fasilitas serupa dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara maksimal oleh setidaknya 570 pedagang di pasar yang berkembang dari pasar tradisional menjadi modern ini," kata GM Consumer Retail Sales Distribution BNI Ageng Purwanto dalam berita tertulis yang diterima merdeka.com, Rabu (28/11).
Perseroan berharap pelaku usaha kecil semakin tangguh dan mandiri melalui program kredit khusus yang meringankan dengan hanya memakai jaminan sertifikat hak pemakaian tempat usaha, biaya propisi 0,5 persen dan biaya administrasi ringan yang ditetapkan hanya Rp 100.000.
"Pasar ini juga bermetamorfosa menjadi pusat perbelanjaan dan city walk yang buka hingga malam hari." katanya.
Alasan perseroan tertarik memberikan dukungan pada pasar Mayestik karena memiliki fungsinya yakni menjadi meeting point yang representatif dan berkembang menjadi bangunan 6 lantai, dan berkapasitas 1.000 mobil. "Saat ini, ada sekitar 2.279 unit kios di pasar Mayestik dengan harga per unit kiosnya berkisar Rp 120 juta sampai Rp 1,3 miliar," katanya.

BRI tak keberatan cantumkan bunga kredit UMKM


PT Bank Rakyat Indonesia mengaku tidak keberatan mencantumkan suku bunga dasar kreditnya (SBDK) untuk sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Direktur Keuangan BRI Ahmad Baiquni mengatakan, pencantuman SBDK untuk UMKM akan menjadikan perbankan lebih transparan. "Sebenarnya kalau kita bicara publikasi SBDK sudah bukan baru. Dampaknya memang kecenderungan nasabah akan mendapatkan info yang lebih banyak," kata Baiquni di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Rabu (28/11).
Hal ini, kata Baiquni, menguntungkan karena nasabah bisa melihat secara langsung besaran bunga UMKM yang berlaku di BRI. "Dengan adanya ini, bagi BRI berharap menjadi peluang bagi kita, bunganya semakin kompetitif. Nasabah jadi tahu bunga kita paling rendah," ucap Baiquni.
Sedangkan untuk aturan minimum penyaluran kredit UMKM sebesar 20 persen, Baiquni menegaskan bahwa UMKM masih menjadi tumpuan bisnis perseroan. Ke depan, dengan penambahan cabang baru, teras, KCP (kantor cabang pembantu) diharapkan bisa menjaring lebih banyak nasabah UMKM. "Kami juga merekrut SDM khusus untuk melayani mikro," imbuhnya.
Sektor UMKM, kata Baiquni, masih sangat besar. Potensi UMKM di Indonesia kurang lebih masih 50 juta unit. Jumlah ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang 240 juta.
"Dari 50 juta itu, 45 juta usaha mikro. Sementara yang sudah punya akses ke bank itu baru 30 persen, sisanya itu unbank. Kalau kita bicara dalam kurun waktu 5 tahun, saya rasa tidak mengalami hambatan, apalagi BRI punya keunggulan di bidang itu," tutup Baiquni.

Dirjen Pajak tak sanggup penuhi target


Direktorat Jendral Pajak Kementerian Keuangan mengaku kesulitan mencapai target penerimaan pajak tahun. Pihaknya akan mendorong ekstensifikasi pajak sebagai upaya untuk menggenjot setoran Pajak Penghasilan (PPh) pada akhir tahun.
"Yah itu itu saya tidak bisa bilang (tren penerimaan Desember), pokoknya untuk kali ini berat saja," ujar Direktur Jendral Pajak Fuad Rahmany saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Senin (26/11).
Dia menyebutkan, realisasi penerimaan pajak per 14 November sekitar Rp 700 triliun. Sementara target penerimaan pajak sendiri sekitar Rp 885,5 triliun. Dia beralasan, sulitnya mencapai target pajak tidak lepas dari perlambatan ekonomi dunia. Perusahaan nasional banyak mengalami penurunan laba akibat hal ini.
"Sektor pertambangan kita terpukul karena harga-harga komoditi turun sehingga laba usaha mereka turun sehingga penerimaan perpajakan kita memang dari beberapa sektor itu turun," tuturnya.

Penarikan pajak properti oleh daerah belum optimal

Penarikan pajak properti oleh pemerintah daerah dinilai masih sangat lambat, Penarikan pajak masih mendapat sejumlah kendala diantaranya keterbatasan sarana dan prasarana, sumber daya manusia (SDM), dana, sistem informasi dan teknologi pengelola pajak masih perlu pembenahan dan peningkatan.

Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, mengatakan pemerintah saat ini telah melakukan alih kuasa penarikan pajak properti yakni pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Pengelolaan pajak oleh daerah diharapkan lebih efektif dalam membantu pembangunan.

"Indonesia telah melakukan pembaharuan di bidang pajak properti yakni dengan mengalihkan PBB-P2 dan BPHTB menjadi pajak kabupaten/kota seperti dalam UU 28 2009," ujarnya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (27/11).

Perkembangan pengalihan PBB-P2 di Indonesia dirasakan masih lambat. Saat ini baru 18 daerah yang telah memungut PBB-P2 dan 105 daerah yang akan memungut di 2013 dari 492 daerah.

"Meski telah disusun roadmap untuk pengalihan PBB-P2 namun mengatasi tantangan masih tidak mudah," katanya.

Pemerintah terus melakukan kerja sama internasional salah satunya dengan mengadakan seminar untuk belajar mengatasi permasalahan pajak properti di Indonesia. "Hasil diskusi dapat dimanfaatkan untuk mengusulkan penyempurnaan kebijakan," katanya.

Sumber : http://www.merdeka.com/uang/penarikan-pajak-properti-oleh-daerah-belum-optimal.html

Boediono yakin hilirisasi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia


Wakil Presiden Boediono menilai situasi perekonomian dunia belum membaik dan penuh ketidakpastian untuk beberapa waktu ke depan. Pelaku usaha dalam negeri diminta harus siap dengan risiko turunnya permintaan.
Cara yang jitu biar krisis tidak terlalu mempengaruhi dalam negeri adalah semua pemangku kepentingan bersepakat mendorong hilirisasi industri. Hilirisasi dinilai strategi paling tepat dalam menghadapi kondisi perekonomian lesu.
"Kita bersyukur dikaruniai kekayaan alam, tapi jangan terhanyut hanya berebut kekayaan, berebut konsesi, bukan untuk meningkatkan hilirisasi yang fokusnya produktivitas. Sebab kunci keberlanjutan perekonomian adalah produktivitas dari sisi penawaran," ujarnya saat memberi sambutan diskusi Kompas 100 CEO Forum di Jakarta Convention Center, Senayan, Rabu (28/11).
Dia mengatakan jika banyak pihak enggan melakukan inovasi teknologi dan hanya fokus pada perebutan konsensi sumber daya alam dan eksploitasi bahan mentah, pemerintah khawatir hasilnya akan negatif bagi kesinambungan perekonomian negara.
"Negara yang punya kekayaan alam melimpah bisa jadi malah tidak maju, karena semuanya serba mudah, tidak ada insentif, diambil saja, seperti jual warisan, mematikan semangat mencari sumber produktivitas dan manajemen baru, akhirnya mematikan inovasi. Itu tidak akan memajukan ekonomi kita," katanya.
Pelaksanaan hilirisasi akan mendorong transfer pengetahuan pada pekerja soal cara pengolahan produk bernilai tambah. Bertambahnya pengetahuan nanti bakal meningkatkan produktivitas pekerja.
"Kita bisa lebih berbahagia lagi kalau kita punya sumber daya manusia yang unggul. Kekayaan alam sepatutnya mentransformasi sumber daya manusia untuk lebih unggul. Itu tujuan eksploitasi kekayaan alam," katanya.

Jumat, 26 Oktober 2012

Tugas 2 Membuat Kerangka Karangan (Outline) dari Suatu Artikel

Sumber Artikel : http://www.anneahira.com/macam-macam-jaringan.htm

Topik Artikel : Macam-macam Jaringan pada Komputer

1. Definisi Jaringan Komputer

    1.1 Memahami Apa Itu Jaringan Komputer

    1.2 Jenis atau Spesifikasi antar Komputer yang Digunakan

2. Macam-macam Jaringan Komputer Jika Dilihat dari Fungsinya

    2.1 Jaringan Peer-to-Peer
         
         2.1.1 Tipe Jaringan Peer-to-Peer
     
         2.1.2 Ide Konsep Jaringan Peer-to-Peer

    2.2 Jaringan Client Server

         2.2.1 Penggunaan Satu Unit Komputer Untuk Dijadikan Server

         2.2.2 Kelebihan Jaringan Client Server

    2.3 Topologi Jaringan Komputer

         2.3.1 Topologi Bus

                  2.3.1.1 Penggunaan Topologi Bus

                  2.3.1.2 Instalasi Jaringan Topologi Bus yang Sederhana, Kesulitan, dan Kekurangannya

        2.3.2 Topologi Ring

                 2.3.2.1 Penggunaan Topologi Ring

                 2.3.2.2 Kelemahan Tipe Jaringan Topologi Ring

                 2.3.2.3 Keunggulan Tipe Jaringan Topologi Ring

        2.3.3 Topologi Mesh

                 2.3.3.1 Penggunaan Topologi Mesh

                 2.3.3.2 Kelebihan Jaringan Topologi Mesh

        2.3.4 Topologi Star

                 2.3.4.1 Penggunaan Topologi Star

                 2.3.4.2 Penataan Sistem Jaringan Menggunakan Topologi Star

    2.4 Jaringan Komputer Berdasarkan Area

        2.4.1 Local Area Network (LAN)

                2.4.1.1 Komputer yang Menggunakan LAN

        2.4.2 Metropolitan Area Network (MAN)

                2.4.2.1 Pengertian dan Penggunaan Sistem Jaringan MAN

        2.4.3 Wide Area Network (WAN)

                2.4.3.1 Cakupan Sistem Jaringan WAN

                2.4.3.2 Penerapaan Jaringan WAN dan Jenisnya

     


Kamis, 11 Oktober 2012

Mampu Bangkit, IHSG Akhirnya Menghijau 4 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup menguat 4 poin. Investor cenderung masih wait and see akibat maraknya sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri. 

Sementara nilai tukar rupiah yang dibuka pada level Rp 9.610 per dolar AS justru justru menguat ke Rp 9.597 terhadap dolar AS.

Mengawali perdagangan IHSG dibuka melemah 11 poin (0,26%) ke posisi 4.268,761. Sementara indeks LQ45 juga turun 0,39% atau 2,866 poin ke posisi 739,219.

IHSG ditutup melemah 11,250 poin (0,26%) ke posisi 4.268,760 pada sesi I. Sementara indeks LQ45 tercatat 2,783 (0,38%) ke posisi 739,302.

Menutup perdagangan, Kamis (11/10/2012) IHSG menguat 4,957 poin ke 4.284,967 atau naik 0,12%.

Laporan Bank Indonesia (BI) yang merilis soal perekonomian global cenderung tumbuh lebih lambat dari perkiraan dan masih dibayangi dengan ketidakpastian membuat investor ragu-ragu untuk aksi beli. Selain itu sentimen negatif seperti pemulihan ekonomi AS yang masih rentan dan ekonomi Eropa yang juga masih mengalami kontraksi seiring krisis mempengaruhi optimisme investor.

BI juga menilai perekonomian domestik masih tumbuh cukup baik walaupun tidak setinggi prakiraan semula. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2012 diprakirakan sebesar 6,3%, lebih rendah dari prakiraan sebelumnya akibat penurunan kinerja sektor eksternal. 

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 146.445 kali pada volume 6,311 miliar lembar saham senilai Rp 4,656 triliun. Sebanyak 121 saham naik, sisanya 105 saham turun, dan 105 saham stagnan.

Bursa Asia juga bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:




  • Indeks Komposit Shanghai anjlok 17,07 poin (0,81%) ke level 2.102,87.
  • Indeks Hang Seng naik 79,45 poin (0,38%) ke level 20.999,76.
  • Indeks Nikkei 225 melemah 49,45 poin (0,58%) ke level 8.546,50.
  • Indeks Straits Times naik 0,95 poin (0,04%) poin ke level 3.034,21.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya (MYOR) naik Rp 850 ke Rp 22.800, (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 41.850, (ICBP) naik Rp 350 ke Rp 7.350 dan (GGRM) Rp 250 ke Rp 51.850.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain (BMRI) turun Rp 150 ke 7.950, (AALI) turun Rp 150 ke Rp 20.600 dan (ROTI) turun Rp 100 ke Rp 6.000.

Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/10/11/155838/2060324/6/mampu-bangkit-ihsg-akhirnya-menghijau-4-poin?f9911033

Ini Alasan Gaji Bos OJK 'Selangit'

Jakarta - Persoalan gaji Bos Otoritas Jasa Keuangan (OJK) cukup ramai diperbincangkan.

Pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklaim total gaji rata-rata petinggi OJK Rp 90 juta per bulan, disisi lain DPR berpendapat tidak ada transparansi mengenai gaji dan menuding pejabat OJK mendapatkan Rp 260 juta per bulannya.

Padahal jika menilik lebih jauh gaji-gaji direksi dan komisaris industri perbankan misalnya Gubernur Bank Indonesia (BI) yang tercatat sekitar Rp 165 juta per bulannya. Kisaran gaji para pejabat bank ini mencapai lebih dari Rp 200 juta per bulan.

Ekonom Dradjad Wibowo mengatakan persoalan gaji pejabat publik memang selalu sensitif. Tidak hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia selalu begitu.

"Makanya David Cameron PM Inggris pernah berinisiatif memangkas gajinya sendiri, sebagai wujud komitmen untuk mengatasi krisis ekonomi dan pengangguran di Inggris," terang Dradjad ketika berbincang dengandetikFinance, Kamis (11/10/2012).

Dikatakan Dradjad, rasa 'gaji/remunerasi yang wajar' tentu mengikuti praktek yang adil dan diterima di negara tersebut.

"Untuk gaji komisioner OJK, saran saya sebaiknya para komisioner tidak melihat penghasilan mereka ketika di BI dan Kemenkeu sebagai basis. Seperti pernah saya ungkap, eselon 1 Kemenkeu memperoleh remunerasi yang jauh lebih tinggi dari David Cameron, setelah penghasilannya dari sana sini dimasukkan," ungkapnya.

"Kalau memakai standar tersebut sebagai basis, bisa menimbulkan kemarahan rakyat," imbuh Politisi PAN ini.

Tapi di sisi lain, Dradjad mengatakan para komisioner ini berat sekali tugasnya.

"Mereka harus membangun sebuah institusi baru. Kalau salah desain pada saat awal, maka dampaknya akan besar di kemudian hari. Padahal OJK ini nanti akan menjadi 'superbody' untuk sektor jasa keuangan dan perbankan," katanya.

"Jadi mereka perlu diberi remunerasi yang memadai, sehingga standar untuk para pegawai di bawahnya juga akan memadai dan kompetitif," tegas Dradjad kembali.

Lebih jauh Dradjad mengatakan persoalan gaji ini sebaiknya dibicarakan secara baik-baik antara Kemenkeu, DPR dan OJK. Jangan terlalu tinggi seperti standar eselon 1 Kemenkeu (terutama tambahan penghasilan dari jabatan komisaris BUMN).

"Tapi juga jangan terlalu rendah. Di sisi lain, sebaiknya pemerintah dan DPR mulai memikirkan sebuah standarisasi tentang remunerasi dan bonus bagi profesional sektor keuangan termasuk perbankan. Ini sesuai dengan kesepahaman dalam G20," jelasnya.

Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/10/11/183548/2060530/5/ini-alasan-gaji-bos-ojk-selangit?f9911023